Jangan Terlalu Sering Menunduk saat Memakai Handphone

posisi-menggunakan-ponselCara penggunaan hp dengan menunduk yang terlalu lama bisa menimbulkan rasa nyeri di leher dan punggung. Rasa sakit tersebut pada umumnya dianggap biasa. Padahal, itu bisa memicu penyakit serius. Jika dianggap sepele dan dibiarkan dalam waktu yang lama, nyeri itu bisa menjadi masalah besar. Yakni, tulang belakang menjadi kempis. Saraf pun bisa rusak dan otot menjadi lemah.

Pengalaman sakit serius pun dialami oleh seorang wartawan. Wartawan tersebut bernama Adam. Dia mengeluh sering mengalami sakit kepala parah. Dia pun khawatir terjadi apa-apa dengannya.

Dia mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu sepupunya mengeluh sakit terus-menerus di pelipis. Ternyata, ia terkena tumor otak. Khawatir kejadian yang sama menimpa dirinya karena merasakan sakit di kepala, Adam pun lantas pergi ke dokter spesialis saraf. Beruntung tidak ada indikasi tumor otak. Hanya saja, dokter menanyakan apa kegiatan sehari-hari Adam.

“Dalam keseharian saya, sudah biasa jika saya selalu memainkan hp saya. Baik untuk mengecek email, membaca, menyelesaikan pekerjaan, atau bermain game. Ternyata, kebiasaan menundukkan leher itu yang membuat saya didiagnosnis neuralgia oksipital,” kata Adam.

Adam pun didiagnosis terkena Neuralgia Oksipital, yaitu kondisi di mana saraf oksipital yang terdapat di atas sumsum tulang belakang hingga dasar leher mengalami peradangan. Gejala kondisi ini mirip dengan migrain atau sakit kepala kronis. Setelah itu, Adam lantas mengubah kebiasaannya. Tidak ada pengobatan pasti untuk gangguan ini. Dioperasi pun tidak dapat mengembalikan kondisi pasien. Yang bisa dilakukan pasien adalah mengubah kebiasaan dan melakukan pengobatan penunjang.

Sejak saat itu, Adam tak lagi terlalu banyak menghabiskan waktu menunduk untuk melihat ponsel. Ia pun mengetik dengan layar komputer yang disejajarkan dengan pandangan matanya.

“Dokter menyuntikkan steroid ke leher saya untuk mengatasi sakit kepala yang terjadi dan itu sangat menyakitkan. Saya juga diajari bagaimana melakukan yoga dan pijatan untuk membantu mengurangi ketegangan di leher. Pastinya, kini saya juga mengurangi pemakaian hp supaya leher saya tidak terus menerus menunduk,” ujar Adam.

Hasil riset yang diterbitkan oleh Surgery Technology International mengungkapkan bahwa menundukkan kepala 30 derajat dapat menambah beban pada leher sebanyak 18 kg. Sementara, menundukkan kepala 45 derajat bisa menambah beban sebesar 22 kg pada leher. Kepala didesain untuk tetap tegak dengan leher sebagai penyangganya. Posisi menunduk saat melihat handphone akan membuat tulang belakang tertarik. Oleh karena itu, para dokter menyarankan untuk melakukan stretching jika sebelumnya melakukan aktivitas dengan kepala menunduk dalam waktu lama.

Pengguna ponsel sangat disarankan untuk mengubah posisi saat menggunakan ponsel. Lakukan senam leher secara ringan, yaitu dengan tengok kanan dan kiri, atas dan bawah dalam setiap 20 menit menggunakan hp. Bagi yang sering duduk di depan komputer sebaiknya memperhatikan posisi duduk. Atur posisi layar agar sejajar dengan pandangan mata. Atur pula posisi kursi senyaman-nyamannya. Jika akan terasa pegal, istirahatlah dengan berdiri dan berjalan sebentar.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *